Konselor Milenial yang Sosialis
Memiliki niat bagus pasti ada tantangan tersendiri, begitupun yang dihadapi oleh Ikmapeda. Meskipun mereka tidak memiliki background sebagai mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB), namun ada beberapa hal yang menguatkan langkah mereka hingga bisa bertahan sejauh ini.
Komunitas yang banyak digandrungi oleh kaum hawa milenial itu memang inspiratif. Saat lulus nanti, tentunya mereka digadang-gandang bisa menjadi psikolog Islam yang kompeten dan profesional. Namun di sisi lain, untuk menuju ke sana, mereka tampaknya lebih suka memilih cara yang lain.
“Pasti, niat baik baik selalu ada cobaanya,” kata Nita Candra Lestari, salah satu anggota Ikmapeda asal Banyuwangi. Menurutnya, komunitas yang diikutinya itu ke depan masih memiliki jalan panjang dan terjal yang harus dilewatinya.
Ainun kembali menambahkan, selain menyiapkan keberlanjutan komunitas yang dipimpinnya, ia bersama sahabat-sahabatnya juga memiliki target dan capaian. Ia mengaku telah mulai memersiapkan program kerja, pelatihan, dan lain-lain.
Bahkan kini, mereka sudah mulai mengepakkan sayap komunitasnya dengan bermitra dengan komunitas peduli difabel dan ABK lintas kampus. “Target selanjutnya kita ingin bergabung dalam mitra keorganisasian mahasiswa. Agar misi sosial komunitas ini bisa semakin nyata kiprahnya,” tukasnya penuh harap.




