MAHASISWA BKI IAIN JEMBER SUKSES SELENGGARAKAN SEMINAR DAN PUBLIKASI ILMIAH
BERTEMPAT DI RUANG SERBA GUNA FAKULTAS DAKWAH IAIN JEMBER, 12 Desember 2019
Konseling adalah suatu proses membantu konseli dalam memecahkan masalah psikologis individu (selama masalah yang dialami bukan masalah yang berat, seperti depresi ataupun gangguan kejiwaan). Hanya saja berhasil tidaknya proses konseling dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya faktor kepribadian konseli, harapan konseli dan pengalaman konseli.
Banyak faktor yang mempengaruhi kepribadian konseli, salah satunya adalah faktor pola asuh. Seseorang yang sedari kecil mendapatkan pola asuh otoriter cenderung membentuk seseorang menjadi penakut/inferior (bandingkan dengan pola asuh permissive atau autoritatif). Demikian juga hierarki anggota keluarga menjadi salah satu sebab yang mempengaruhi kepribadian seseorang. Sebut saja anak pertama yang mempunyai sifat berbeda dengan anak kedua. Anak pertama lebih dapat diandalkan dalam hal kepemimpinan jika dibandingkan dengan anak kedua, namun disisi lain berdasarkan hasil penelitian anak pertama setelah dewasa cenderung banyak yang menjadi pelaku kriminalitas. Hal tersebut disebabkan faktor kecemburuan (sewaktu kecil) karena orang tua lebih lebih sayang kepada adik daripada dia sebelumnya.
Oleh sebab itulah salah satu tugas konselor (dalam proses konseling) wajib memiliki sifat atau paling tidak mampu menghadirkan suasana yang membuat konseli (seseorang yang hadir dalam proses konseling) merasa ada orang lain yang memahaminya dan mengerti dirinya. Memahami konseli dapat dalam bentuk attending dan juga empathy primer atau advance accurate emapthy (AAE) yang dikolaborasikan dengan keterampilan komunikasi konseling dan pendekatan konseling lainnya.
Pendekatan itulah yang disampaikan dalam bentuk publikasi ilmiah oleh mahasiswa BKI Fakultas Dakwah IAIN Jember, agar supaya proses konseling berjalan sesuai dengan rencana dan mewujudkan satu perubahan perilaku dan sikap dari konseli




